Belajar Qawaid tentang Isim Tafdhil

Dalam komunikasi dikehidupan keseharian kita sering mendengar kata-kata “kamu lebih tampan daripada dia” atau dalam bahasa inggris “you are more handsome than her, atau contoh lain seperti “kamu gadis yang tertampan” dalam bahasa inggris “you are the most handsome boy”. Membandingkan sesuatu dengan yang lainnya, dan salah satu yang dibandingkan itu ada yang memiliki kualitas yang lebih atau kurang dari yang lain, dalam bahasa inggris lebih dikenal dengan istilah comparison degree tingkat perbandingan komparatif, atau memiliki arti “paling (baca :sangat)” yang dikenal dengan istilah tingkat perbandingan superlatif. Tentu saja dalam bahasa Arab hal semacam itu pasti ada, karena semua bahasa itu pada dasarnya sama. Namun , tingkat kerumitannya tentu berbeda-beda. Dalam bahasa arab tingkat perbandingan tersebut dapat ditemui dalam pembahasan isim tafdhil. Hanya saja dalam penjelasan isim tafdhil tidak begitu jelas mana yang berbentuk tingkat komparatif dan mana yang berbentuk superlatif. Hanya dijelaskan tentang penambahan AL (ال) penambahan MIN(من) , dan di-idhafahkan (akan dibahas dalam pembahasan selanjutnya).

Isim Tafdhil adalah isim yang diambil dari fi’il yang menunjukan bahwa ada dua hal yang bersekutu dalam satu sifat akan tetapi yang satu melebihi yang lain dalam sifat tersebut. Atau definisi yang lain mengatakan bahwa isim tafdhil adalah isim musytaq yang memiliki makna “lebih” dengan pola wazan افعل untuk mudzakar dan فعلي untuk muannats. Mufadhal terletak sebelum isim tafdhil sedangkan sesudah isim tafdhil itu dinamakan mufadhal ‘alaih. Dari pengertian ini, dapat kita ketahui bahwa wazan isim tafdhil hanya satu yaitu افعل (untuk mudzakar), dan فعلي ( untuk muannats). Kali ini akan belajar tentang Isim Tafdhil (lebih/paling) dalam bentuk mudzakar dahulu. Perhatikan contoh di bawah ini:

الْمَسْجِدُ الْحَرَامُ أَكْبَرُ مَسْجِدٍ فِي الْعَالَمِ ۰۱
الْمَكْتَبَةُ أَوْسَعُ مِنَ الْفَصْلِ ۰۲
الْقَوَارِبُ أَكْبَرُ مِنَ الْسَّفِيْنَة ۰۳
الطَّائِرَةُ أَسْرَعُ الْمَرَاكِبِ فِي الْعَالَمِ ۰٤

Kata yang bergaris bawah pada masing-masing contoh di atas dalam kaidah bahasa Arab disebut Isim Tafdhil (lebih/paling). untuk lebih jelasnya, mari kita pahami penejelasan berikut:

 

  1. Isim tafdhil adalah kata sifat yang memiliki arti lebih/paling.
  2. Isim tafdhil digunakan untuk mengekspresikan sebuah perbandingan antara satu dengan yang lain (bentuk komparatif), dan untuk mengekspresikan bentuk superlatif (perbandingan menyatakan paling atau ter)
  3. Perubahan bentuk kata sifat menjadi Isim tafdhil mengikuti pola أَفْعَلَ

Perhatikan perubahan kata sifat menjadi Isim tafdhil pada tabel berikut:

Isim tafdhil (lebih/paling) Kata Sifat (bentuk asli)
أَقْرَبُ قَرِيْبٌ
أَطْوَلُ طَوِيْلٌ
أَبْطَأُ بَطِيْءٌ
أَكْبَرُ كَبِيْرٌ
أَصْغَرُ صَغِيْرٌ
  1. Dalam penggunaannya, apabila Isim tafdhil ditambahkan dengan مِنْ maka Isim tafdhil tersebut bermakna “lebih … dari …”. Sebagai gambaran perhatikan contoh berikut:
الْجَوَّالَةُ أَسْرَعُ مِنَ الدَّرَّاجَةُ
الْجَوَّالَةُ أَسْرَعُ مِنَ الدَّرَّاجَةُ
Motor lebih cepat dari Sepeda

 

  1. Apabila Isim tafdhil langsung diikuti Isim (kata benda) bentuk mufrad nakirah atau bentuk jama’ ma’rifah, maka Isim tafdhil bermakna “paling/ter…”. Sebagai gambaran perhatikan contoh berikut:

 

الْمَسْجِدُ الْحَرَامُ أَكْبَرُ مَسْجِدٍ فِي الْعَلَمِ
مَسْجِدٍ فِي الْعَلَمِ أَكْبَرُ الْمَسْجِدُ الْحَرَامُ
Masjid-masjid di dunia Terbesar/paling besar Masjidil haram

 

Demikian untuk pembahan kita kali ini terkait comparison degree atau isim tafdhil terkhusus dalam bentuk mudzakar

Related posts