KBM Daring; Saatnya Guru Bahasa Arab Bereksplorasi

Baru-baru ini pemerintah Indonesia mengintruksikan agar diadakan Pembatasan Kegiatan untuk wilayah pulau Jawa dan Bali. Hal tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 01 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Point pertama tentang perkantoran agar diadakan pengaturan jadwal masuk pegawai dengan sistem Work From Home (WFH) dan Work From Office (WFO).

Ketentuan WFH sekitar 75% dan yang WFO 25% dari jumlah total pegawai. Kemudian point kedua menyebutkan tentang pembelajaran. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara daring (online).

Dari awal munculnya virus corona di Indoesia, pembelajaran dilaksanakan secara daring. Dalam realitasnya peserta didik sudah lama mengikuti pembelajaran secara daring, bahkan tidak sedikit dari mereka yang merasa jenuh. Menyikapi point kedua instruksi pemerintah tersebut, peserta didik harus lebih semangat lagi untuk belajar di rumah. Senantiasa mengikuti instruksi guru dalam belajar secara daring dan mengerjakan tugas yang diberikan.

Kemudian orang tua pun harus lebih sabar lagi dalam mendampingi putra-putrinya belajar di rumah. Bagi orang tua yang bekerja juga harus pintar membagi waktu. Orang tua harus bisa membagi waktu pendampingan dan waktu untuk bekerja. Pengaturan ini tentu harus sedetail mungkin sehingga bisa meminimalisir timbulnya masalah antara orang tua dengan anak.

Dalam kegiatan belajar mengajar secara daring, Guru bahasa Arab dapat membuat skenario pembelajaran.  Pengaturan materi, penjadwalan virtual meeting dan pemberian tugas merupakan beberapa aspek yang tertuang dalam skenario pembelajaran. Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh guru bahasa Arab agar sukses dalam pengelolaan pembelajaran daring sebagai

Media komunikasi

Guru bahasa Arab dan orang tua peserta didik menyepakati media komunikasi yang digunakan selama pembelajaran daring. Hal ini untuk memudahkan pemantauan peserta didik selama pembelajaran. Selain itu media komunikasi juga bermanfaat untuk melibatkan orang tua berperan aktif dalam pendampingan belajar.

Guru bahasa Arab juga menyiapkan layanan konsultasi jika terdapat orang tua yang merasa kesulitan dalam pendampingan belajar bahasa Arab di rumah. Komunikasi yang baik antara guru bahasa Arab dengan orang tua merupakan faktor penting dalam keterlaksanaan pembelajaran di rumah.

Jaringan internet

Tersedianya koneksi internet yang stabil merupakan faktor pendukung terlaksananya pembelajaran secara daring. Ketika guru bahasa Arab melaksanakan virtual meeting bersama peserta didik akan dapat berjalan maksimal. Kemudian perlu diperhatikan pula ketersediaan jaringan internet di lingkungan peserta didik. Jika memang seluruh peserta didik memiliki akses internet yang stabil maka virtual meeting bisa dilaksanakan.

Namun jika sebaliknya maka guru bahasa Arab memilih metode dan media pembelajaran yang bisa diakses oleh seluruh peserta didik.

Media pembelajaran

Media pembelajaran merupakan aspek penting untuk mengurai kejenuhan peserta didik selama pembelajaran daring. Semakin variatif media yang digunakan, maka semakin variatif juga pengalaman peserta didik dalam pembelajaran bahasa Arab. Pemanfaatan platform digital seperti youtube, untuk mengemas materi pembelajaran cukup efektif agar dapat memvariasikan pembelajaran bahasa Arab.

Kemudian untuk penugasan murid bisa juga dikemas secara daring melalui laman liveworksheet.com. Pada laman tersebut murid bisa mengerjakan tugas dari guru secara langsung. Murid juga dapat melihat langsung nilai dari tugas yang dikerjakan. Kelebihan penugasan secara daring yaitu dapat mengurangi penggunaan kertas dan menghemat waktu koreksi tugas murid.

Guru bahasa Arab memang harus kreatif dalan mengelola pembelajaran bahasa Arab secara daring. Eksplorasi berbagai metode dan media pembelajaran merupakan strategi untuk menemukan model yang tepat untuk pembelajaran bahasa Arab daring.

Gaya mengajar guru bahasa Arab yang kreatif akan membantu peserta didik nyaman dan senang dalam belajar. Ketika peserta didik nyaman dalam belajar akan mengurangi juga tingkat stres orang tua selama pendampingan belajar.

Related posts