Konteks Bahasa dan Budaya

https://newgoat.co.id/

Bahasa merupkan alat komunikasi yang memiliki makna, maksud dan tujuan tertentu yang diinginkan oleh penutur kata, dari bahasa tersebut masyarakat dapat menggunakan, menerapkan sekaligus mempraktikan dilingkungan tertentu, maka pengertian bahasa menurut muhammad daud adalah sebuah lambang bunyi yang diungkapkan kepada setiap masyarakat atau setiap kelompok untuk tujuan tertentu.

Kapan bahasa tersebut menjadi bahasa kesepakatan? Sehingga masyarakat setempat memahami dan tidak akan ada keraguan dalam penggunaanya? Maka kita katakan bahwa kesepakatan dalam menentukan suatu bahasa atau  kata harus ada kesepakatan diantara masyarakat setempat dari lingkup terkecil sampai ruang lingkup besar, maksudnya apa? Sebagai contoh kita mengenal dalam bahasa arab kata القلم maka arti kata tersebut akan berbeda-beda sesuai masyarakat atau orang tersebut memaknainya, kata القلم  bisa diartikan pulpen, pena, spidol dan lain sebagainya, oleh sebab itu jika kesepakatan bahasa ini sudah difahami bersama maka kata القلم  tidak ada keraguan dalam penggunaan yang memiliki fungsi alat untuk menulis apapun itu.

Diperlukan ilmu sosialinguistik untuk mengetahui asal muasal fungsi kata baik kata dari bahasa asing atau bahasa indonesia sendiri, sosialinguistik ini akan membahas secara jelas baik dalam konteks bahasa maupun budaya, Menurut Mansoer Pateda sosiolinguistik adalah mempelajari bahasa dan pemakaian bahasa dalam konteks budaya. Orang berbahasa harus memperhatikan konteks budaya tempat ia berucap. Bahasa sunda dengan bahasa jawa akan memiliki kesamaan kata tetapi memiliki perbedaan fungsi demikian juga kata dalam bahasa arab yang diserap menjadi kata bahasa indonesia konteks budaya dan bahasa ini juga berperan sekali yang pada akhirnya kita akan mengetahui prinsip-prinsip sosialinguistik penutur betapa pentingnya memilih bahasa yang tepat seuai dengan masyarakat setempat dalam konteks bahasa dan budaya.

Contoh kata مُصَلَّى dalam bahasa indonesia dikenal dengan musholah, ini bahasa serapan yang digunakan oleh masyarakat indoensia dengan mengartikan dan diberikan tanda fisik sebuah bangunan kecil maka dinamakan musholah sedangkan makna dalam bahasa arab itu sendiri, musholah artinya tanah lapang.

Di indonesia dikenal istilah masjid dan musholah  kedua kata tersebut memiliki makna yang sama yaitu tempat beribadah kaum muslimin tetapi memiliki arti yang berbeda. Dikatakan bahwa masjid adalah yang memiliki bangunan luas dan besar sedangkan mushola bangunan kecil untuk beribadah.

Tentu saja sosialinguistik memiliki peranan penting dalam mengungkap setiap bahasa yang ada baik dari konteks budaya atau konteks bahasa.

Related posts