Malam Asyik di Saung Rakyat

banner 468x60

Tentang Saung Rakyat

Pada kenyataanya Kota Tangerang yang terletak di perbatasan antara provinsi Jakarta dan Banten dengan sebutan Kota Sejuta Industri ini tidak hanya termasuk Kota rekomendasi terbaik yang dikunjungi atau dieksplor kehidupannya pada waktu siang hari. Kota Tangerang juga memiliki banyak potensi positif untuk ditelisik bagaimana kehidupan malamnya berlangsung, bukan sebatas kehidupan yang bernilai negatif tetapi kehidupan malam yang bernilai positif. Tentunya ada satu tempat rekomendasi yang perlu dicoba oleh para pemuda yang hobi nongkrong keluar bersama teman-temannya hingga larut pagi.

Rekomendasi positif untuk para pemuda saat weekend adalah Saung Rakyat. Saung Rakyat adalah tempat nongkrong yang menyajikan berbagai menu seperti ayam penyet, puyuh penyet, indomie ambyar, sate kulit, sate tahu, pisang bakar, sempol ayam bakar, wedang rempah original, jae antangin, bir jahe tenggo, kopi, es teh manis, es Good Day, wedang rempah susu dan masih banyak lagi menu yang di sajikan di tempat tersebut (Saung Rakyat).

Sejarah Saung Rakyat

Saung Rakyat berdiri pada tanggal 18 Desember tahun 2022 di sisi lain tempat yang beroperasi buka dari jam 17.00 sampai jam 02.00 dini hari ini, beralamatkan di daerah kampung Kadu, Gapura Bitung, tepatnya di samping Rumah Sakit Hermina Bitung. Para pengunjung yang hadir tidak perlu khawatir mengenai biaya yang harus diambil dari kantong, sebab menu yang disajikan tentunya sesuai dengan harga nama tempat ini, “harga merakyat”. Mengenai sarana atau fasilitas yang ada, pemilik Saung Rakyat menyediakan parkir motor dan mobil yang cukup luas, rak dinding dari kayu yang penuh dengan tumpukan buku bacaan, serta wifi gratis bagi para pengunjung yang datang.

Tempat ini ramai hampir setiap malam, Saung Rakyat juga menyajikan tempat yang workit dan instagramable dengan pelayanan yang ramah dan tentunya membuat setiap orang yang datang sekedar memesan satu gelas kopi sebagai teman diskusi menjadi betah berlama-lama. Daya tarik dari Saung Rakyat ini adalah atmosfer yang bukan saja sekedar nongkrong menghabiskan malam dengan bercanda dan bergurau, justru para pemuda sibuk dengan diskusi obrolan-obrolan ringan hingga berat seperti halnya rutin mengadakan, nobar (menonton bareng) dan mengupas film dengan output tulisan dari buah pemikiran atau hasil diskusi. Itulah salah satu hal yang menjadi alasan mengapa tempat ini dinamakan Saung Rakyat, tempat untuk menyuarakan suara-suara rakyat yang terpenjara di tengah keterpurukan dan ketimpangan kehidupan sosial serta degradasi kepemimpinan di siang hari. Maka di malam hari para pemuda, para pemikir berkumpul untuk mengevaluasi, menjawab dengan solusi, dan merencana apa yang seharusnya dilakukan.

Uniknya meskipun Saung Rakyat tidak terletak di tengah perkotaan namun justru menarik para pemuda yang datang dari kehidupan Kota yang sesak dan riuh suara kendaraan. Jadi, jangan sangka bahwa kehidupan malam yang dilewati oleh kebanyakan para pemuda Kota Tangerang di malam hari selalu habis dilalui dengan waktu yang terbuang sia-sia. Saung Rakyat adalah alternatif tempat yang mengarahkan pemuda pada aktifitas yang apat menghasilkan sebuah karya. Kebanyakan dari para pemuda yang nongkrong adalah para pekerjaan dan mahasiswa yang mencari tempat tukar tambah pikiran.

Meskipun letak meja dan kursi berdekatan namun dekorasi tempat Saung Rakyat ini telah diatur sedemikian rupa, sehingga sebanyak apapun pengunjung yang datang tidak akan menggangu obrolan atau diskusi rutin tematik yang mana setiap malamnya disediakan kertas dan pena di setiap meja beserta tema tertulis yang harus didiskusikan. Tidak jarang pemilik Saung Rakyat mengadakan event mingguan weekend dengan giveaway gratis memesan satu jenis minuman dan makanan bagi pengunjung yang dapat menuliskan hasil diskusinya di papan tulis yang disediakan.

About Post Author

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Komentar

  1. Ping-balik: Mengenal Banten lama