Memahami Bagaimana Permulaan Mendidik Anak Sejak Awal Kelahirannya

Orang tua memiliki peranan yang amat penting dalam pendidikan anak, sebab orang tua merupakan guru yang pertama ditemui anak sejak terlahir ke dunia ini. Karenanya perkembangan kepribadian anak sangat dipengaruhi oleh pendidikan dari orang tuanya

Masih tentang sebuah pendidikan untuk buah hati menurut tuntunan Nabi Muhammad SAW.  Setelah menjalani proses selama kurang lebih 9 bulan tibalah waktu yang mendebarkan yaitu lahirnya sang buah hati ke alam Dunia.

Read More

Kondisi saat melahirkan merupakan kondisi yang sangat menggelisahkan dan mengkhawatirkan karena berkaitan dengan nyawa keduanya. Rasulullah SAW telah memberi petunjuk kepada Asma’ binti Umais R.A dengan bersabda, “Maukah engkau aku ajari beberapa kata yang bisa kau ucapkan saat dalam kekhawatiran? Maka (ucapkanlah) :

الله الله رَبِّي لاَ أُشْرِكُ بِهِ شَيْئَا

“Allah, Allah Rabbku. Aku tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu pun.” (H.R. Abu Dawud)

Persalinan merupakan saat-saat yang paling berat bagi ibu dan bayi karena di dalamnya terdapat kesusahan dan ujian, seorang ibu diuji dengan ujian yang berat.

Suara pertama bayi adalah tangis haru seorang ibu dan ayah yang sudah sah sebagai orang tua yang akan bertanggungjawab mendidik anak menjadi sholeh maupun sholehah.

Adzan di telinga kanan saat bayi lahir

Abu Rafi’ berkata, “Aku melihat Nabi SAW mengumandangkan adzan di telinga al-Hasan ibn Ali sesaat setelah dilahirkan oleh Fathimah.”

Hikmah adzan dan iqamah di telinga sang bayi yang baru lahir adalah seruan adzan. Seruan yang di dalamnya mengandung makna keagungan dan kebesaran Allah SWT serta syahadat yang menjadi syarat utama bagi seseorang yang akan masuk Islam.

Kita tahu setan sudah menunggu kehadiran bayi yang masih suci dari dosa, manakala kita menyeru dengan kalimat tauhid atau syahadat maka setan akan lari terbirit-birit manakala mendengar seruan tersebut.

Berita gembira kelahiran bayi

Kehadiran buah hati adala salah satu nikmat yang Allah SWT berikan kepada siapapun yang dikehendaki-Nya dan Dia menahan nikmat-Nya dari siapapun yang dikehendaki-Nya. Mengingat nikmat ini menyenangkan hati kedua orang tua bayi, para malaikat pun menyampaikannya sebagai berita gembira untuk para rasul dan istri-istri mereka.

“Hai Zakaria, sesungguhnya kami memberi kabar gembira kepadamu akan peroleh seorang anak yang namanya Yahya. (Q.S. Maryam:7)

Ini awal dari permulaan dalam mendidik anak dan orang tua harus bisa paham betul bagaimana cara mendidik anak yang berkiblat kepada tuntunan Nabi Muhammad SAW. Peran orangtualah yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembang seorang anak.

Dari sini penulis berdoa semoga para pasangan suami istri yang sangat menanti hadirnya buah hati, Allah SWT pasti menjawab dengan jalan yang terbaik, dan waktu yang tepat.

Related posts