Mengenal Banten Lama

banner 468x60

Banten lama

Kota kuno yang menyimpan banyak sejarah. siapapun yang mendengar nama Banten lama pasti pikirannya langsung menebak komplek mesjid agung Banten. Masjid Agung Banten terletak di Kompleks bangunan masjid di Desa Banten Lama, Kecamatan Kasemen, sekitar 10 km sebelah utara Kota Serang. Masjid ini dibangun pertama kali oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570), sultan pertama Kesultanan Banten. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati. sekarang kompleks mesjid agung Banten sudah mengalami perkembangan besar dari sisi pembangunan. kawasan Banten lama sekarang sudah terlihat modern yang menambah kesan keindahan pada kawasan Banten lama.

Makam Sultan Maulana Hasanuddin

kawasan Banten lama tempat dimana sultan Maulana Hasanuddin alias raja banten pertama dimakamkan. tempat yang tidak pernah sepi dari pengunjung yang ingin berziarah atau mengenang sultan Maulana Hasanuddin Banten. Lokasi makam tepat di sebelah Masjid Agung Banten, seringkali dikunjungi oleh peziarah dari berbagai daerah banyak pengunjung dari lokal maupun non lokal yang datang untuk berziarah. Disaat kita memasuki makam, kita sudah bisa melihat banyak penziarah yang sedang melakukan aktivitas doa dan tahlil di depan makam sultan Maulana Hasanuddin Banten biasanya peziarah dipimpin oleh satu orang diposisi paling depan memimpin tahlil sekaligus doa.

Para peziarah sudah disediakan tempat untuk berdoa disekitar makam oleh para pengurus makam, karena peziarah tidak boleh memasuki ruangan makam Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Tiap penziarah atau rombongan memiliki ciri mereka masing-masing ketika berziarah di Maqom sultan Maulana Hasanuddin Banten  setelah melakukan ritual doa dan tahlil, peziarah boleh langsung pulang atau ingin bersantai-santai di sekitar mesjid agung Banten. bukan hanya sultan Maulana Hasanuddin Banten yang makamkan disekitar mesjid agung Banten, keluarga serta kerabatnya pun turut dimakamkan di sekitar mesjid agung Banten. tidak hanya berziarah di Maqom Sultan Maulana Hasanuddin Banten tapi kita juga bisa menikmati keindahan dari komplek masjid agung Banten. karena Maqom dan mesjid agung Banten tempatnya bersebelahan. jadi sehabis berziarah kita bisa langsung ke komplek mesjid agung untuk beristirahat.

Komplek mesjid

Di komplek mesjid agung Banten ada bangunan iconik yang disebut dengan menara Banten. menara Banten sepertinya menjadi objek wisata utama setelah berziarah di Maqom Sultan Maulana Hasanuddin Banten. disekitar menara Banten juga banyak penjual yang menjual beraneka ragam jualan yang disajikan mulai dari menjual kuliner, mainan, dan aksesoris tubuh seperti cincin dan gelang. tidak hanya itu bagi wisatawan yang berkunjung bersama keluarga besarnya atau wisatawan yang datang bersama dengan rombongannya bisa berfoto bersama dengan lengkap dan dalam satu frame yang sama karena di sekitar menara Banten ada tukang fotografer yang menyediakan jasa Poto sekaligus cetak Poto, jadi wisatawan tidak perlu khawatir akan dibagaimanakan hasil Poto tersebut. karena kita bisa langsung hasil cetakannya ditempat.

Waktu Kunjungan

Jam operasional di kompleks mesjid agung Banten bisa dibilang 24 jam dan tidak ada hari libur jadi wisata religi Banten lama bukan selama satu Minggu full tanpa ada libur karena siang atau malam hari kompleks mesjid agung Banten tidak pernah sepi dari pengunjung apalagi dihari hari besar Islam. tempat itu semakin ramai dari pengunjung dari setiap kota. bisa diperkirakan jika hari-hari besar Islam pengunjung bisa sampai 500-1000 orang yang datang silih berganti. tujuan mereka masing-masing ada yang berziarah ke makam-makam yang di sekitar mesjid agung Banten, biasanya yang berziarah di makam-makam sekitar mesjid agung Banten, adalah peziarah lokal. ada juga yang datang ke kawasan mesjid agung banten yang  hanya menikmati keindahan kawasan mesjid agung Banten.

Fasilitas di komplek mesjid agung Banten pun dirasa sudah lengkap dari mulai pedagang, kamar mandi umum, pos keamanan dan juga parkir motor dan mobil tidak hanya itu disekitar komplek mesjid agung Banten tidak jauh dari situ, ada alun-alun Banten dan juga benteng Surosowan.

Jadi Banten lama tidak hanya menyajikan wisata religi yang bersifat ziarah tapi wisatawan juga disajikan sebuah pemandangan berupa benteng dari zaman dahulu yaitu benteng Surosowan yang memiliki nilai sejarah yang besar. wisatawan boleh memasuki benteng Surosowan di siang hari ataupun malam hari dengan ditemani juru kunci gerbang benteng Surosowan. kawasan Banten lama, daerah yang memiliki cerita yang panjang sekaligus peninggalan sejarah yang bisa dibilang masih utuh sampai sekarang dan bisa kita nikmati kehadirannya sampai sekarang dan nanti.

About Post Author

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *