Mengenal Model Pembelajaran PAIKEM GEMBROT

banner 468x60

Guru merupakan tenaga kerja yang mempunyai tugas dan tanggung jawab kemanusiaan yang besar dalam dunia pendidikan. Tugas utamanya ialah memajukan pendidikan bangsa melalui profesionalitas tinggi dalam proses pembelajaran. Melalui kompetensi profesionalnya, seorang guru dituntut mampu mewujudkan proses pembelajaran yang maksimal dan efektif guna mencapai tujuan materi yang disampaikan. Selain itu guru juga diharuskan bisa memancing siswa untuk kreatif dan aktif dalam pembelajaran. Semua ini terangkum dalam program PAIKEM GEMBROT yang dicetuskan para ahli. Lantas apa itu PAIKEM GEMBROT?

Model Pembelajaran itu bernama PAIKEM GEMBROT

Read More

PAKEM  merupakan singakatan dari Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. PAKEM merupakan suatu model pembelajaran serta menjadi pedoman dalam mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Disamping metodologi pembelajaran dengan nama atau sebutan PAKEM, muncul pula nama yang dikeluarkan di daerah Jawa Tengah dengan sebutan PAIKEM GEMBROT dengan kepanjangan Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, Menyenangkan, Gembira, dan Berbobot.

PAIKEM GEMBROT merupakan salah satu jenis model pembelajaran terpadu. Istilah PAIKEM GEMBROT pada dasarnya menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman kepada siswa. Selanjutnya akan dideskripsikan satu persatu.

Pembelajaran partisipatif yaitu pembelajaran yang melibatkan siswa dalam kegiatan pembelajaran secara optimal. Pembelajaran ini menitikberatkan pada keterlibatan siswa pada kegiatan pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered) bukan pada dominasi guru dalam penyampaian materi pelajaran (teacher centered). Jadi posisi siswa diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai aktivitas kegiatan pembelajaran, sementara guru berperan sebagai fasilitator dan mediator sehingga siswa mampu berpartisipasi aktif dalam mengaktualisasikan kemampuannya di dalam maupun di luar kelas.

Pembelajaran aktif merupakan pembelajaran yang memungkinkan siswa berinteraksi secara aktif dengan lingkungan, memanipulasi objek-objek yang ada di dalamnya serta mengamati pengaruh dari manipulasi yang sudah dilakukan. Guru terlibat secara aktif dalam merancang, melaksanakan maupun mengevaluasi proses pembelajarannya. Guru diharapkan dapat menciptakan suasana yang mendukung (kondusif) sehingga siswa aktif bertanya.

Pembalajaran inovatif merupakan sesuatu yang baru, unik, dan menarik dalam pembelajaran serta dapat membawa manfaat untuk mencapai tujuan. Selanjutnya pembelajaran kreatif, yaitu merupakan pembelajaran yang membangun kreativitas siswa dalam berinteraksi dengan lingkungan, bahan ajar serta antar sesama siswa lainnya terutama dalam menyelesaikan tugas-tugas pembelajarannya. Guru pun dituntut untuk kreatif dalam merancang pembelajaran dan mampu menciptakan kegiatan belajar mengajar yang beragam sehingga memenuhi berbagai tingkat kemampuan siswa.

Pembelajaran efektif merupakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran, yang pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Adapun pembelajaran menyenangkan, gembira, dan berbobot merupakan pembelajaran tanpa tekanan serta dapat dinikmati oleh siswa secara menyenangkan, mengasyikkan, dan mencerdaskan. Pada pembelajaran ini pula siswa diberikan tantangan untuk berfikir, mencoba dan belajar lebih lanjut penuh dengan percaya diri dan mandiri untuk mengembangkan potensi positifnya secara optimal.

Dari semua itu, PAIKEM GEMBROT (Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif Menyenangkan dan Berbobot) adalah sebuah model pembelajaran terpadu yang bertujuan meningkatkan mutu dan efisiensi pengelolaan pendidikan dengan mengembangkan praktik-praktik yang sudah ada.

Secara garis besar PAIKEM GEMBROT dapat digambarkan yaitu, (1) siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengembangkan pemahaman dan kemampuan mereka. (2) Guru menggunakan berbagai alat bantu dan berbagai cara dalam membangkitkan semangat, termasuk menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar untuk menjadikan pembelajaran menarik, menyenangkan, dan cocok bagi siswa. (3) Guru mengatur kelas dengan memajang buku-buku dan bahan belajar yang lebih menarik dan menyediakan ‘pojok baca’. (4) Guru menerapkan cara mengajar yang lebih kooperatif dan interaktif, termasuk cara belajar kelompok. (5) Guru mendorong siswa untuk menemukan caranya sendiri dalam pemecahan suatu masalah, untuk mengungkapkan gagasannya, dan melibatkan siswa dalam menciptakan lingkungan sekolahnya.

Program atau model pembelajaran seperti ini harus disertai dengan kemampuan dan wawasan guru yang cukup baik, karena guru dituntut mampu menciptakan kondisi belajar yang baik di dalam maupun di luar kelas. Sedang siswa secara individual maupun kelompok aktif mencari, menggali, dan menemukan konsep keilmuan.

Mungkin sementara itu yang dapat dijelaskan. Semoga perkenalan terkait model ini dapat bermanfaat. Adapun pada tulisan selanjutnya, akan dipaparkan kembali terkait implikasi model pembelajaran PAIKEM GEMBROT serta kelebahan maupun kekurangannya. Tabik

Related posts