Positif Negatif Korean Wave

Budaya korea selatan telah berkembang pesat di indonesia terutama di kalangan remaja, salah satu fenomena nya yaitu korean wave. Dilansir dari wikipedia.id Hallyu atau Korean Wave (Hangul: 한류; Hanja: 韓流 “Gelombang Korea”) adalah istilah yang diberikan untuk tersebarnya budaya pop Korea secara global di berbagai negara di dunia sejak tahun 1990-an. Umumnya Hallyu memicu banyak orang-orang di negara tersebut untuk mempelajari bahasa Korea dan kebudayaan Korea.

Korean wave banyak ragam, hiburan, film, game online, makanan, k-drama yang dimana menyajikan penayangan-penayangan yang menarik untuk dinikmati dari berbagai kalangan agar penonton tidak merasa bosan dan banyak yang berminat sehingga diterima masyarakat luas di indonesia.

Seperti drama yang dulu viral dan ditayangkan di TV Indonesia diantaranya ada Jewel In The Palace, Winter Sonata, Sassy Girl Chun Hyang, Full House, Boys Over Flower, Endless Love dan masih banyak lagi drama yang sampai sekarang TV Indonesia masih menayangkan drama-drama yang viral di zaman sekarang, tentunya ada kesenangan tersendiri bagi para pecinta drama korea di Indonesia.

K-pop salah satu yang berkembang di bidang industri musik korea seiring banyaknya boyband dan girlband yang musiknya diciptakan semenarik mungkin yang menjadikan orang asing melirik korea selatan setelah k-drama.

Para idol korea supaya bisa menerbangkan sayapnya ke seluruh dunia mereka seringkali mengadakan konser di dalam negeri maupun dalam negeri, mengadakan fansign agar bisa berkomunikasi langsung dengan penggemar dan mereka juga memberikan nama bagi fans mereka yang disebut fandom contohnya NCT idol grup ini memberi nama fans mereka NCTzen agar membedakan fans nya dengan fans idol grup lain.

Idol grup ketika mereka comeback dengan lagu terbaru, mereka akan membuat album yang didalamnya berisi photocard para member, CD lagu, photobook, dan poster yang dimana nanti dijual lalu dibeli oleh para penggemar mereka.

Nah! Dengan berkembangnya korean pop dan k-drama pasti menimbulkan dampak positif dan dampak negative. Yuk intip apa aja si!

Dampak positif nya yaitu dengan antusias nya negara kita terhadap kdrama negara kita bisa dikenal juga loh oleh negara lain karena seringkali di dalam drama korea tersebut terselip unsur-unsur indonesia yang dimana terdapat makanan ataupun tempat yang dipakai untuk syuting sehingga membuat para turis melirik indonesia contohnya drama memories in bali.

Selain itu dampak positif yang kedua berkeinginan belajar bahasa asing yaitu bahasa korea sehingga memudahkan untuk berkomunikasi dengan idol yang disukai ataupun menonton drama tanpa subtitle. Dampak positif yang ketiga bagi penggemar drama dengan menyukai k-drama ataupun k-pop dapat menjaga health mentality juga loh atau hiburan tersendiri dikala stres melanda dan dampak positif yang keempat yaitu belajar menabung untuk membeli album setiap idol yang disukai comeback.

Adapun dampak negatifnya yaitu pertama berkurang nya rasa nasionalisme ataupun kecintaan terhadap budaya sendiri, menurunnya siaran-siaran tv karena penduduknya lebih memilih menonton siaran negara asing, terlalu fanatik menyukai k-pop sampai sering terjadi perdebatan antara perbedaan dengan fandom grup idol lain yang disebut dengan fandom war, terjadi perubahan sosial yang dirinya sendiri tidak tahu adanya perubahan, mulai dari meniru gaya pakaian idol yang disukai dan gaya hidup mereka yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia.

Ratih Zulhaqqi, M.Psi mengatakan, seseorang dikatakan sebagai penggemar fanatik ketika mereka sudah mencapai tahap menyukai dengan mendalam. “Sehingga rela melakukan hal apapun demi idolanya, mengikuti gayanya dan menonton konsernya.

Itulah beberapa dampak positif negatifnya, yuk ah kita sebagai warga indonesia tidak boleh melupakan apa yang sudah menjadi kewajiban kita karena adanya fenomena korean wave ini kita tidak bisa menghindarinya karena itu bijaklah dalam memilih ataupun menggunakan sesuatu dan menyukai sesuatu sewajarnya.

Related posts