Review Buku Dalĭl ‘Ulamā Al-Lughah Al’Arabiyyah

  • Whatsapp

Judul: “Dalĭl ‘Ulamā Al-Lughah Al’Arabiyyah wa Al-Bāhitsĭn fi ‘Ulūmihā fi Indūnĭsiyā”
Penulis : Prof. Dr. Nurul Murtadha bin Mahmud bin Nur Hasyim
Dr. Kholisin bin Imam Sirazi bin Samud
Ustad Muhammad Faishal
Cetakan : Tahun 2014/ 1436 H
Tebal : 186
Ukuran Buku: 17x 24

Perkembangan sebuah bahasa di tiap negara tidak terlepas dari sumbangsih rijāl al-lughah (Pakar Bahasa). Perkembangan bahasa Arab dari tahun ke tahun mengalami peningkatan di Indonesia. Mulai dari aspek buku ajar, metodologi pengajaran, strategi pembelajaran, media pembelajaran, acara-acara formal yang digelar untuk membahas problematika serta tantangan pengajaran bahasa Arab dalam forum ilmiah misalnya seminar, konferensi, webinar dan lain sebagainya.

Bacaan Lainnya

“Dalĭl ‘Ulamā Al-Lughah Al’Arabiyyah wa Al-Bāhitsĭn fi ‘Ulūmihā fi Indūnĭsiyā” ini diterbitkan oleh “Yayasan Wakaf King Abdullah bin Abdul Aziz” Riyadh. Buku ini ditulis sebagai manifestasi peran civitas akademika Indonesia yang menghimpun nama rijāl al-lughah di bumi pertiwi. Sebuah kebanggaan tersendiri jika di negeri ini banyak tokoh bahasa Arab yang berpengaruh di kancah Internasional, walaupun bahasa Arab bukan sebagai bahasa utama maupun harian. Oleh sebab itu, hasil karya seperti ini sangat patut diapresiasi dan dibanggakan.

Buku yang dikemas dalam bentuk bibliografi rilis pertama kalinya membahas biografi tokoh bahasa Arab di Indonesia dan rekam jejak mereka dalam dunia akademik misalnya; buku, jurnal atau artikel ilmiah, dan karya tulis lainnya. Sampul yang digunakan dalam buku ini sangat representatif yaitu warna hijau terdapat gambar candi Borobudur yang menjadi salah satu ikon masyhur negara Indonesia. Bahasa Arab yang digunakan adalah fusha dengan akurasi yang tepat.

Buku ini ditulis oleh pakar bahasa (Arab) kenamaan dari kota Malang yaitu Prof. Nurul Murtadha, Dr. Kholisin, dan Ustad Muhammad Faishal, di dalamnya dipaparkan tokoh bahasa Arab yang berpengaruh dari berbagai daerah di nusantara beserta karya-karya mereka. Seperti Kyai Ma’shum penulis Kitab Amtsilah al-Tashrifiyyah yang begitu legendaris, Prof. Dr. H. Mahmud Yunus yang masyhur dengan Kamus Arab-Indonesia yang menjadi pegangan wajib para santri dan pembelajar bahasa Arab level pemula, KH. Imam Zarkasyi Pendiri Pondok Pesantren Modern Gontor yang merupakan role model pondok bahasa di Indonesia, KH. Muhammad Bashori Alwi yang merupakan pakar ilmu tajwid dan bahasa Arab dari Singosari Malang, serta beliau juga sebagai pendiri Pesantren Ilmu al-Qur’an (PIQ), Habib Hasan Baharun pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Dārul al-Lughah wa al- Da’wah di Bangil Pasuruan. Beliau juga memiliki sederet karya yang sampai saat ini digunakan oleh pembelajar bahasa Arab dari berbagai jenjang, dan masih banyak lagi biografi para tokoh-tokoh penting yang tidak mungkin disebutkan satu persatu dalam ulasan ini.

Selain itu, diulas pula nama-nama pengajar dan peneliti bahasa Arab dari berbagai kampus di Indonesia misalnya, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Bandung, Universitas Negeri Jakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim dan kampus lainnya beserta hasil penelitian yang pernah mereka lakukan. Untuk edisi selanjutnya mungkin bisa disempurnakan dengan tambahan tokoh yang berjasa besar dalam pengembangan bahasa Arab dari kampus lain baik negeri maupun swasta, misalnya Prof Nabilah Lubis, beliau adalah founder dan sekaligus penyunting majalah Alo Indonesia. Majalah ini dahulunya konsisten terbit secara berkala dalam bentuk cetak selama 20 tahun dan satu-satunya menggunakan bahasa Arab di Indonesia. Selain itu, beliau aktif mengajar di berbagai kampus di Indonesia dan terlibat aktif dalam menghadiri berbagai even nasional maupun internasional, yang mana dalam even tersebut memiliki kaitan dalam pengembangan bidang bahasa Arab.

Dalam bidang leksikologi bahasa Arab, mungkin kita tidak asing lagi dengan nama KH. Warson Munawwir. Beliau merupakan leksikolog atau penyusun kamus populer Al-Munawwir yang ketebalannya mencapai 1634 halaman. Kamus ini terdiri dari dua versi, yaitu Arab-Indonesia dan Indonesia- Arab. Terdapat juga tokoh bahasa Arab yang kondang dari UIN Sunan Ampel Surabaya, beliau adalah Dr. Nasaruddin Idris Jauhar. Pada tahun 2018 beliau mendapatkan penghargaan dari Uni Emirat Arab atas dedikasinya dalam penyebaran bahasa Arab melalui blog pribadinya http://lisanarabi.net dan kontribusinya melalui http://learning.aljazeera.net. Selain itu, beliau aktif menyampaikan uslūb nahwi yang dilengkapi dengan aplikasi contoh jumlah mufīdah dan terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia melalui laman facebooknya. Tentunya masih banyak tokoh bahasa Arab lain di Indonesia yang belum diulas di buku ini. Hal tersebut menjadi pekerjaan rumah para peneliti selanjutnya.

Buku ini seolah menjadi motivasi tersendiri bagi pencinta bahasa Arab untuk mengenal lebih dekat figur-figur yang berpengaruh di Indonesia. Selain itu, buku ini juga mampu menjadi pemantik semangat bagi yang ingin meningkatkan kapasitasnya dalam bidang keilmuan bahasa Arab. Selamat membaca!!!.

Pos terkait